Kehidupan Adalah Sebuah Jalan
Oleh:
Agus Zulianto
Allah Subhanahu Wata’ala menciptakan segala sesuatu termasuk
manusia di dalamnya merupakan suatu bentuk kekuasaan-Nya. Malaikat diciptakan
dari cahaya, manusia diciptakan dari tanah, dan syaitan diciptakan Allah dari
api yang menyala-nyala, Maha Suci Allah Tuhan semesta alam. Kekuasaan Allah tersebut
meliputi apa yang tidak kita ketahui,
seperti surga dan neraka. Hal itu sering disebutkan dalam kitab suci Al-Qur’an
berulang-ulang dengan tujuan supaya manusia lebih beriman kepada-Nya.
Di sisi lain Allah
menciptakan makhluk hidup terutama manusia adalah untuk diuji keimanannya.
Allah menguji keimanan seorang hamba tidak akan melebihi batas kemampuannya.
Misalnya saja saat pulang dari kerja mobil yang kita kendarai mengalami ban
bocor padahal sebelumnya saat masih berada di rumah istri berpesan agar pulang
lebih awal karena akan diajak berbelanja. Alhasil kita jadi pulang terlambat
dan dimarahi sang istri Tapi perlu diketahui bahwa disetiap cobaan pasti
terkandung hikmah di dalamnya.
Di setiap
pekerjaan pasti ada sebuah tujuan. Misalnya saja memancing, disamping
memperoleh ikan memancing juga dapat bertujuan melatih kesabaran dalam meraih
sesuatu. Allah menegaskan di dalam kitab suci-Nya tujuaan manusia di dunia ini
ialah menjadi seorang pemimpin baik di dalam memimpin dirinya sendiri, rumah
tangga maupun orang lain.selain itu manusia juga berkewajiban beriman dengan
menjalankan perintah dan meninggalkan larangan-Nya.
Untuk dapat hidup
yang baik maka kita harus selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena
segala aturan di muka bumi ini telah dibuat-Nya. Hal ini bertujuan supaya
hidayah Allah selalu tercurahkan kepada kita. Aturan-aturan dalam kehidupan di
dunia ini tercantum dalam kitab suci Al-Qur’an yang merupakan wahyu yang
diberikan kepada nabi Muhammad SAW. Kita memahami isi Al-Qur’an berarti
memahami akhlak Rasulullah, karena akhlak Rasulullah adalah Al-Qur’an itu sendiri.
Dengan meneladani Rasul dan mengimani Allah, Malaikat, Kitab, Rasul, hari ahir,
serta takdir maka insyallah hidup kita lebih bermakna dalam hidup yang benar.
Siapapun pasti
tahu apa itu surga dan apa itu neraka, namun perlu dijelaskan kembali bahwa
surga dan neraka merupakan balasan mengenai apa yang telah kita lakukan selama
hidup di dunia. Apabila di dunia kita mengerjakan perbuatan yang baik niscaya
kita kelak aka mendapatkan tempat yang sangat indah yaitu di surga dan apabila
sebaliknya ketika hidup di dunia kita sering melakukan perbuatan yang melanggar
perintah Allah pasti kelak akan mendapatkan tempat yang disebut neraka. Untuk
itu bagi kita yang masih diberi kesempatan hidup di dunia ini hendaknya
introspeksi diri apakah yang kita kerjakan selama ini sejalan atau membelok
dari perintah Allah dan Rasul-Nya. Semoga kita selalu mendapat hidayahNya dan
kelak bertemu di tempat yang indah yaitu surga amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar